Lampung. Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz memastikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Lampung Selatan selesai pada Maret 2013 mendatang,hal itu dikatakannya pada saat meninjau perbaikan rumah programBSPS di 4 desa di Lampung Selatan ( 5/2)
"Secara keseluruhan, ada sekitar 500 rumah di tiga desa yang mendapat program BSPS dengan besar bantuan Rp 11 juta . Pembangunannya sudah 50 persen lebih, diharapkan bulan depan (Maret 2013) sudah tuntas," ujarnya.
Saat ini, lanjutnya, masih terdapat beberapa rumah di Desa Agom, Desa Sidoreno, Desa Balinuraga dan di Desa Gunung Terang yang belum mendapat BSPS karena persyaratan belum terpenuhi.
"Masih ada beberapa rumah yang terkendala di legalitas, seperti pemiliknya tidak punya Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau tidak punya sertifikat tanah," lanjut Djan.
Untuk Program Reguler BSPS, tambah Djan, diberikan berdasarkan skala prioritas. Dengan demikian, hanya daerah yang memiliki indeks kemiskinan tinggi yang akan diutamakan.
"Yang paling miskin dulu kita urus. Nanti ada paling miskin pertama, paling miskin kedua, dan paling miskin ketiga. Kalau ada yang tidak tercantum di sana, ya tidak dapat. Karena ada skala prioritasnya," katanya lagi.
BSPS diharapkan bisa menuntaskan permasalahan rumah kumuh di Indonesia. Dengan rumah baru, diharapkan masyarakat yang dapat program BSPS berubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat.
Bupati Lampung Selatan, Rycko Menoza berharap Kemenpera juga menyediakan perumahan bagi Pegawai Negeri di Kabupaten Lampung Selatan.
"Kita sudah siapkan lahanya sekitar lima hektar. Sudah kami bicarakan dengan Menpera mudah-mudahan bisa segera terealisasi," tutup Rycho Menoza.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar